LIPUTAN KAMPUS

Satu Almamater, Beragam Generasi: Momen Bersejarah Pemasangan Jas Almamater Mahasiswa STAI Asy-Syuhada Pelaihari

Dipublikasikan: 12-09-2026
Suasana penuh kebanggaan dan haru mewarnai kegiatan pemasangan jas almamater secara resmi kepada mahasiswa STAI Asy-Syuhada Pelaihari. Pemasangan jas almamater menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa sebagai tanda resmi bergabungnya mereka dalam keluarga besar STAI Asy-Syuhada Pelaihari.

Pemasangan jas almamater secara resmi dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ariadi Noor, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, bersama Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli, S.H.
Momentum tersebut semakin istimewa karena di antara mahasiswa STAI Asy-Syuhada Pelaihari terdapat sejumlah mahasiswa dengan latar belakang dan perjalanan pendidikan yang beragam. Keberagaman tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran STAI Asy-Syuhada Pelaihari mendapat sambutan dari berbagai kalangan masyarakat.

Mahasiswa Termuda: Khadijah Az-Zahra, Predikat mahasiswa termuda diberikan kepada Khadijah Az-Zahra, kelahiran 2008. Kehadirannya menjadi simbol semangat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memperdalam ilmu keislaman. Di usia yang masih sangat muda, Khadijah telah mengambil langkah untuk menempuh pendidikan tinggi dan menjadi bagian dari mahasiswa angkatan pertama STAI Asy-Syuhada Pelaihari.

Mahasiswa Paling Senior: Ananda Linda, S.E. Sementara itu, mahasiswa paling senior adalah Ananda Linda, S.E., kelahiran 1975. Kehadirannya menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Keputusan untuk kembali menempuh pendidikan tinggi menunjukkan bahwa proses belajar merupakan perjalanan sepanjang hayat.
Mahasiswa Terjauh: Astuti, Predikat mahasiswa dengan domisili terjauh diberikan kepada Astuti, yang berdomisili di Swarangan. Jarak tempat tinggal tidak menjadi penghalang untuk menuntut ilmu di STAI Asy-Syuhada Pelaihari. Semangat Astuti menjadi inspirasi bahwa keinginan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi mampu mengalahkan berbagai keterbatasan jarak dan waktu.

Sementara itu, mahasiswa dengan latar belakang pendidikan tertinggi adalah Dr. Ir. Anton Kuswoyo, S.Si., M.T., M.Pt. Keberadaan mahasiswa dengan latar belakang akademik tersebut menunjukkan bahwa STAI Asy-Syuhada Pelaihari hadir sebagai ruang akademik yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi.

Pemasangan jas almamater bukan sekadar kegiatan seremonial. Jas almamater menjadi simbol identitas, kebanggaan, sekaligus tanggung jawab mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar STAI Asy-Syuhada Pelaihari. Dengan mengenakan jas almamater, para mahasiswa diharapkan mampu membawa nama baik almamater serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat.

Keberagaman usia, domisili, serta latar belakang pendidikan para mahasiswa tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa STAI Asy-Syuhada Pelaihari menjadi wadah pendidikan yang menyatukan berbagai generasi dalam semangat menuntut ilmu, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan membangun akhlak mulia.
Kembali Sebelumnya