Toreh Sejarah Baru, STAI Asy-Syuhada Pelaihari Mulai Perkuliahan Reguler dan Non-Reguler
Dipublikasikan: 04-09-2026
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari resmi memulai perkuliahan perdana bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Perkuliahan kelas reguler dimulai pada Senin, 31 Agustus 2026, sementara perkuliahan kelas non-reguler dilaksanakan mulai Jumat, 4 September 2026.
Perkuliahan perdana kelas reguler berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para mahasiswa mengikuti proses pembelajaran bersama dosen sesuai jadwal dan mata kuliah yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan akademik mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi di lingkungan STAI Asy-Syuhada Pelaihari.
Sementara itu, kelas non-reguler mulai melaksanakan perkuliahan pada Jumat, 4 September 2026. Pelaksanaan kelas non-reguler menjadi bentuk komitmen STAI Asy-Syuhada dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki aktivitas pekerjaan maupun kesibukan lainnya.
Perkuliahan perdana kelas reguler berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para mahasiswa mengikuti proses pembelajaran bersama dosen sesuai jadwal dan mata kuliah yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan akademik mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi di lingkungan STAI Asy-Syuhada Pelaihari.
Sementara itu, kelas non-reguler mulai melaksanakan perkuliahan pada Jumat, 4 September 2026. Pelaksanaan kelas non-reguler menjadi bentuk komitmen STAI Asy-Syuhada dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki aktivitas pekerjaan maupun kesibukan lainnya.
.jpeg)

Ketua STAI Asy-Syuhada Pelaihari, Dr. H. Abdul Ghofur, S.H., M. Kn menyampaikan bahwa perkuliahan perdana bukan sekadar dimulainya kegiatan akademik, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik yang berintegritas.
“Mahasiswa STAI Asy-Syuhada tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. Ilmu yang diperoleh di kampus harus mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kehadiran, keaktifan dalam diskusi, kemampuan berpikir kritis, serta etika akademik menjadi bagian penting yang harus dibangun sejak awal perkuliahan.
Perkuliahan perdana juga menjadi momentum bagi para dosen untuk mengenalkan sistem pembelajaran perguruan tinggi kepada mahasiswa. Proses pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi aktif bertanya, berdiskusi, melakukan kajian, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
“Mahasiswa STAI Asy-Syuhada tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat. Ilmu yang diperoleh di kampus harus mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kehadiran, keaktifan dalam diskusi, kemampuan berpikir kritis, serta etika akademik menjadi bagian penting yang harus dibangun sejak awal perkuliahan.
Perkuliahan perdana juga menjadi momentum bagi para dosen untuk mengenalkan sistem pembelajaran perguruan tinggi kepada mahasiswa. Proses pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi aktif bertanya, berdiskusi, melakukan kajian, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.


.jpeg)