LIPUTAN KAMPUS

Tim Monitoring Kemenag RI Tinjau Kesiapan STAI Asy-Syuhada Sambut Perkuliahan Perdana Tahun Akademik 2026/2027

Dipublikasikan: 05-07-2026
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari menerima kunjungan Tim Monitoring Kementerian Agama Republik Indonesia dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan perkuliahan perdana Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting setelah STAI Asy-Syuhada resmi memperoleh izin operasional dari Menteri Agama RI sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) baru di Kabupaten Tanah Laut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Asy-Syuhada, KH. Ahmad Syarifuddin Noor, Ketua STAI Asy-Syuhada Dr. H. Abdul Ghofur,S.H., M. Kn, para dosen, tenaga kependidikan, serta puluhan calon mahasiswa baru. Sementara itu, Tim Monitoring Kementerian Agama RI yaitu Bapak Dinata Firmansyah, S.Si., M.Kesos. dan Ibu Luluatun Nasihah, S.Pd.
Dalam sambutannya, KH. Ahmad Syarifuddin Noor mengenang perjalanan panjang pendirian STAI Asy-Syuhada yang dimulai sejak tahun 2021. Ia mengungkapkan bahwa proses tersebut tidaklah mudah karena saat itu pemerintah masih memberlakukan kebijakan moratorium pendirian perguruan tinggi baru.
"Perjuangan mendirikan STAI Asy-Syuhada dimulai sejak tahun 2021. Saat itu kami menghadapi kebijakan moratorium sehingga proses perizinan belum dapat dilanjutkan. Alhamdulillah, dengan ikhtiar, doa, dan dukungan banyak pihak, pada tahun 2026 STAI Asy-Syuhada resmi memperoleh izin operasional dari Menteri Agama Republik Indonesia. Ini merupakan nikmat sekaligus amanah besar yang harus kita jaga bersama," tutur KH. Ahmad Syarifuddin Noor.
Sementara itu, Ketua STAI Asy-Syuhada, Dr. Abdul Ghofur, memaparkan berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang dimulainya perkuliahan perdana, termasuk sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan secara intensif ke berbagai sekolah, madrasah, pondok pesantren, serta instansi pemerintah.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim dosen, hingga hari ini sudah tercatat sebanyak 46 calon mahasiswa baru yang akan bergabung di STAI Asy-Syuhada. Insya Allah minggu depan kami kembali melaksanakan sosialisasi ke Polres Tanah Laut dan Kodim 1009/Tanah Laut agar semakin banyak masyarakat yang mengenal kampus ini. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar STAI Asy-Syuhada dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi daerah," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Dinata Firmansyah, S.Si., M.Kesos mewakili Tim Monitoring Kementerian Agama RI memberikan apresiasi atas keberhasilan STAI Asy-Syuhada melewati seluruh tahapan pendirian perguruan tinggi yang memerlukan proses panjang dan komitmen yang kuat.
"Kami memahami betul bagaimana proses mendirikan sebuah perguruan tinggi baru karena tidak mudah dan membutuhkan banyak persyaratan. Oleh karena itu, kami mengapresiasi STAI Asy-Syuhada yang berhasil melalui seluruh tahapan tersebut hingga memperoleh izin operasional. Kehadiran STAI Asy-Syuhada menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tanah Laut sebagai satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam swasta yang menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana (S1) di daerah ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Dinata menjelaskan bahwa Kementerian Agama RI akan terus memberikan pendampingan kepada PTKIS baru agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Kementerian Agama tidak hanya melakukan monitoring, tetapi juga memfasilitasi pengembangan perguruan tinggi, mulai dari pembukaan program studi baru, pembinaan dan pengembangan karier dosen, peningkatan kepangkatan akademik, hingga berbagai program penguatan mutu kelembagaan. Kami berharap STAI Asy-Syuhada terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan dipercaya masyarakat," jelasnya.
Kegiatan monitoring berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Selain berdialog dengan pimpinan, dosen, dan calon mahasiswa, Tim Monitoring juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung perkuliahan, administrasi akademik, serta berbagai aspek yang menjadi standar penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Kembali Sebelumnya